Rabu, 04 Februari 2026

Cara membuat menejemen users di mikrotik


 






1. Identitas Perangkat (System Identity)

​Langkah pertama dalam manajemen jaringan adalah memberi nama pada router agar tidak tertukar jika mengelola banyak perangkat.

​Aksi: Melalui menu System -> Identity.

​Status: Perangkat Anda diberi identitas "guse". Ini akan muncul di terminal atau saat melakukan pemindaian WinBox.



2. Keamanan Admin (System Users)
​Berbeda dengan user hotspot, menu ini (di gambar User List) mengatur siapa yang boleh mengubah setelan router.
​User: "zaki".
​Group: "full" (artinya user zaki memiliki akses penuh untuk mengubah semua konfigurasi).
​Keamanan: Sangat penting untuk memberikan password yang kuat di sini agar router tidak dibobol orang lain.



3. Manajemen User Hotspot (Voucher/Pelanggan)
​Di menu IP -> Hotspot -> Users, Anda mengatur siapa saja yang boleh menggunakan internet.
​User Profiles: Terlihat Anda memiliki profil bernama UTAMA dan RUMAH GU.... Profil ini berfungsi untuk membatasi kecepatan (bandwidth) dan durasi penggunaan.
​Daftar User: Terlihat user bernama "pake ja" dan "gus zaki". Ini adalah akun yang nantinya digunakan pengunjung untuk login di landing page hotspot.


​4. Manajemen IP Address (Addressing)
​Ini adalah fondasi utama agar perangkat bisa terhubung. Berdasarkan gambar Address List:
​ether1 (192.168.80.18/24): Biasanya digunakan sebagai jalur WAN/Internet yang didapat dari Modem ISP (terlihat ada tanda 'D' yang berarti Dynamic/DHCP Client).
​ether2 (192.168.125.1/24): Jalur lokal (LAN) menggunakan kabel.
​wlan1 (192.168.135.1/24): Jalur Hotspot Wireless. Ini adalah gerbang utama bagi pengguna WiFi Anda.






5. Akses Manajemen (WebFig & WinBox)
​Anda menunjukkan dua cara mengakses MikroTik:
​WebFig: Mengakses melalui browser (Chrome/Edge) dengan mengetikkan IP 192.168.125.1. Ini praktis karena tidak perlu aplikasi tambahan.
​WinBox: Aplikasi khusus dari MikroTik yang lebih stabil dan responsif untuk konfigurasi mendalam.